Mei 29, 2009

Setiap Hari 1.000 WNI Meninggal Akibat Rokok


YOGYAKARTA - Indonesia hingga kini masih berada di peringkat tiga sebagai negara dengan penduduk terbanyak mengonsumsi rokok setelah China dan India. Menurut peneliti dari Pusat Kajian Bioetik dan Perilaku Kesehatan Fakultas Kedokteran (FK) UGM Yayi Suryo Prabandari, kondisi tersebut sama dengan keberadaan masyarakat Indonesia yang terserang TBC."Indonesia masih tinggi di urutan ke tiga setelah China dan India. Ini sama halnya dengan posisi masyarakat Indonesia yang terserang TBC," kata Yayi di FK UGM, Jumat (29/5/2009).Yayi Suryo menambahkan sebagaimana hasil survei dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia ini maka setiap harinya di Indonesia diperkirakan 1.172 orang tewas akibat tembakau khususnya rokok ini. Dari jumlah itu memang masih didominasi kaum pria yang mencapai 67 persen dan perempuan sekira 5 persen. Namun demikian saat ini telah ada tren peningkatan jumlah remaja terutama kaum putri yang merokok hingga 30 persen. Sementara itu menurut peneliti lainnya Prof Sunarto, hingga sekarang di kawasan Asia Pasifik, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang belum menerapkan Konvensi soal pemakaian tembakau dalam Framework on Tobaco Control (FCTC) yang telah ditandatangani 160 negara. Padahal dalam konvensi itu diatur secara ketat pemakaian tembakau untuk rokok seperti produksi, iklan dan penggunanya."Dalam konvensi itu ketat diatur bagaiamana produksi rokok diturunkan, iklan rokok dihapus, anak-anak dilarang merokok hingga pemakaian kawasan rokok," kata Sunarto.Dalam kesempatan tadi Sunarto juga mendesak agar pemerintah bisa menerapkan kebijakan yang telah ditempuh oleh beberapa negara dalam iklan rokok. Di sejumlah negara seperti Thailand, pada setiap bungkus rokok selain ditulis bahaya merokok juga disertai gambar korban bahaya merokok sehingga lambat laun akan mengurangi jumlah perokok. "Dari beberapa survei hal itu juga berpengaruh terhadap tingkat pengguna merokok yang turun jika disertai gambar korban perokok," tutur Sunarto.

Mei 28, 2009

Makan Sambil Kerja Mengundang Penyakit

Kamis, 28 Mei 2009 16:34 WIB
KOMPAS.com — Kerap kali kita malas untuk beranjak dari meja kerja meski perut lapar. Apalagi bila pekerjaan belum selesai sementara tenggat waktu sudah dekat. Sambil tetap menyelesaikan pekerjaan, kegiatan makan bisa jadi berlangsung. Sekali dua kali minggu tidak ada masalah. Bagaimana bila keterusan?Makan siang di meja kerja sepertinya kini telah jadi gaya hidup orang kantoran. Menurut data American Dietetic and ConAgra Foods Foundation, 70 persen warga Amerika terbiasa makan siang di meja kerja beberapa kali dalam seminggu.Meski kebiasaan makan siang di meja terkesan sepele, sebenarnya kebiasaan itu bisa mengundang gangguan penyakit. Selain asupan nutrisi dari makanan yang disantap mungkin jauh dari standar, kemungkinan terpapar kuman penyakit dari peralatan kantor pun besar."Meja kantor tidak didesain untuk jadi tempat makan. Karenanya makan siang di depan komputer bisa berdampak buruk bagi kesehatan," kata Rick Hall, RD, MS, dari Arizona State University, Arizona, AS.Menyantap makanan di meja kerja bisa membuat kita kurang fokus pada makanan. Bagaimana tidak, sambil makan biasanya kita nyambi membaca atau menulis e-mail, menjawab telepon, atau membereskan berkas-berkas. "Karena multitasking, kecenderungannya kita jadi makan secara berlebihan," kata Susan Moores, juru bicara American Dietetic Assocation.Kebersihan meja kerja juga perlu dipertanyakan. Seperti kita ketahui, meja kerja merupakan salah satu tempat yang paling banyak mengandung kuman bakteri. Sebuah penelitian menunjukkan, meja kerja menyimpan bakteri 400 kali lebih banyak dibanding dengan toilet. Potensi perpindahan kuman ke dalam makanan yang kita santap pun sangat besar.Gangguan kesehatan yang bisa disebabkan oleh makanan dan minuman yang kurang bersih di antaranya adalah tifus, diare, atau hepatitis A.Bila terpaksa harus makan siang di meja kerja, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko, misalnya saja dengan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, menggunakan peralatan makan yang bersih, atau memilih menu makanan yang panas.Selain itu, perhatikan asupan nutrisi dari makanan yang disantap. Pastikan makanan yang diasup cukup lengkap kandungan gizinya. Jangan hanya asal murah dan mengenyangkan. Agar lebih sehat, jangan jadikan makan siang di meja sebagai gaya hidup. Luangkan waktu untuk beristirahat dan makan siang yang lebih baik bila tak ingin kesehatan dan performa kerja terganggu.

Bolehkah Keramas Saat Sedang Menstruasi?

Kamis, 28 Mei 2009 14:32 WIB
KOMPAS.com — Ada mitos menyatakan, sebaiknya saat menstruasi, terutama hari pertama, kita tidak mencuci rambut. Ada juga yang bilang, bila kita sering melakukan kebiasaan ini, kita akan lebih cepat mengalami menopause. Apakah ada penjelasan ilmiah mengenai hal ini?
Menurut dr Caroline Tirtajasa, Sp, OG, dokter spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan RS Omni Medical Centre, Pulomas, Jakarta, larangan untuk mencuci rambut di saat sedang menstruasi hanyalah mitos belaka. Tidak ada penjelasan dari sisi ilmiah yang bisa menjelaskan tentang mitos tersebut. Jadi, sebenarnya tidak ada hubungan erat antara kebiasaan mencuci rambut di saat menstruasi dan percepatan terjadinya menopause.
"Menurut saya, yang terpenting untuk dilakukan saat sedang menstruasi adalah menjaga kebersihan. Terutama, kebersihan di daerah organ kelamin dan sekitarnya. Sebab, darah haid bisa menyebabkan gatal-gatal dan mengundang datangnya kuman-kuman, apalagi jika air yang Anda gunakan untuk membasuh itu mengandung kuman-kuman yang bisa menyebabkan infeksi," ujar dr Caroline.
Karena itu, lebih baik Anda memusatkan perhatian untuk tindakan ini, dan tidak lagi terlalu percaya pada mitos.

Mei 27, 2009

Mengapa Susu Segar Lebih Baik?


Rabu, 27 Mei 2009 19:07 WIB
KOMPAS.com - Masih ingatkah Anda tentang slogan "4 Sehat 5 Sempurna"? Slogan ini sekarang lebih populer dengan istilah "gizi seimbang", dimana tubuh memerlukan asupan yang mengandung lima kelompok gizi dengan jumlah seimbang (tidak lebih dan tidak kurang). Kelima zat gizi tersebut adalah karbohidrat, protein, dan lemak (zat gizi makro), serta vitamin dan mineral (zat gizi mikro). Kelebihan atau kekurangan zat gizi tersebut akan menimbulkan masalah gizi. Penduduk Indonesia, menurut penelitian Bank Dunia tahun 2006, memiliki masalah zat gizi makro, mikro, maupun obesitas.
Kemungkinan besar, masalah gizi ini kerap dihadapi karena ketidaktahuan kita bahwa komposisi zat gizi dalam setiap jenis makanan ternyata mengandung kelebihan dan kekurangan. Makanan tinggi karbohidrat, misalnya, ternyata kekurangan vitamin dan mineral. Makanan kaya vitamin C, ternyata kekurangan vitamin A. Padahal, zat gizi ini saling tergantung satu sama lain. Contohnya, vitamin A perlu lemak sebagai pelarut dan pengangkut. Vitamin C diperlukan untuk penyerapan zat besi. Karena itu, untuk memenuhi semua zat gizi tersebut, sebaiknya kita mengonsumsi berbagai variasi makanan.
Susu, ternyata telah memiliki zat gizi yang lengkap, yaitu protein, karbohidrat, lemak, vitamin A, D, E, K, dan C, serta berbagai mineral seperti kalsium, kalium, fosfor, besi, seng, dan magnesium. Sebagai gambarannya, susu bubuk yang sering kita minum (takaran 5 sendok makan), mengandung 110 kalori, 7 gram protein, 9 gram karbohidrat, dan 7 gram lemak. Kandungan zat gizi ini sama seperti jika Anda mengonsumsi 1 gelas (200 gram) susu sapi, 5 sendok makan susu kedelai bubuk, atau 1 gelas (200 gram) yoghurt.
Produksi susu saat ini telah disesuaikan kebutuhan manusia yang berbeda-beda. Wanita hamil, misalnya, membutuhkan susu berkalsium tinggi dan asam folat karena sekaligus untuk pembentukan tulang dan mencegah cacat otak pada janin di dalam kandungan. Pria yang sedang mengolah tubuh perlu susu tinggi protein untuk pembentukan massa otot. Kaum vegetarian murni bisa mengonsumsi susu kedelai yang juga kaya protein. Bila Anda takut gemuk, bisa memilih susu skim (tanpa lemak). Artinya, kandungan zat gizi dalam susu bisa ditambah atau dikurangi untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen.
"Saat ini semua jenis susu sudah tersedia, dan mudah didapat. Jadi, kita bisa memilih susu yang sesuai kebutuhan kita," demikian menurut dr. Ina Hernawati, MPH, Direktur Bina Gizi Masyarakat, Departemen Kesehatan, di Hotel Gran Melia Jakarta, Selasa (26/5) lalu.
Mengapa susu segar UHT menjadi pilihan?
Kurangnya kesadaran kita akan manfaat susu, mahalnya harga susu, serta produksi susu nasional yang hanya dapat memenuhi kebutuhan konsumsi susu sebesar 23,45% atau 2,19 kg per kapita tiap tahun, menjadi penyebab mengapa Indonesia masih jauh tertinggal dalam konsumsi susu. Data Tetra Pak Indonesia (perusahaan pemrosesan dan pengemasan makanan cair) tahun 2008 menyebutkan, rata-rata orang Indonesia hanya minum 10 liter/kapita per tahun (sekitar 55 gelas). Bandingkan dengan Malaysia, yang mengonsumsi 30 liter/kapita per tahun, atau Vietnam yang mencapai 12 liter/kapita per tahun.
Menyadari kekurangan ini, Tetra Pak sejak 2004 lalu telah mendukung Kampanye Minum Susu. Bersama Departemen Pertanian, Tetra Pak mencanangkan Hari Susu Nusantara pada 1 Juni 2009. Tetra Pak menyarankan agar masyarakat mengonsumsi susu segar, dimana kandungan zat gizinya tidak ditambah atau dikurangi, dan belum mendapat perlakuan apa pun.
Bila dilihat dari cara pembuatan dan pengolahannya, terdapat enam macam susu:
* Susu segar, yaitu ASI dan non ASI (susu sapi, kambing, kerbau) yang diperoleh dengan pemerahan yang benar. Susu segar hanya dapat bertahan 4 jam setelah pemerahan. Selain itu, susu segar juga sulit didapat.
* Susu pasteurisasi, yang dipanaskan dengan suhu 63-72°C selama 15 detik untuk membunuh bakteri patogen, namun tidak membunuh bakteri dan mikroorganisme lain. Karena itu, susu jenis ini dapat menyebabkan mikroorganisme terus hidup, terutama jika susu sudah terpapar udara. Susu yang biasanya dikemas dalam karton atau gelas plastik ini hanya bertahan 3-7 hari.
* Susu steril, dipanaskan dengan suhu 121°C selama 15-20 detik untuk membunuh semua bakteri. Susu yang biasanya dikemas dalam kaleng atau botol plastik ini bisa bertahan hingga 1 tahun.
* Susu UHT (Ultra High Temperature), yang dipanaskan dengan suhu 135-145°C dalam waktu 2-5 detik saja, lalu didinginkan kembali dengan suhu ruangan. Susu yang biasanya dikemas dalam karton ini membunuh semua bakteri dan mikroorganisme, dan bisa bertahan hingga 1 tahun.
* Susu bubuk, yaitu susu segar dengan atau tanpa campuran zat lain yang lalu dikeringkan. Kelemahannya, susu bubuk membutuhkan teknik pengenceran yang tepat, karena jika tidak (misalnya diseduh dengan air panas) akan kehilangan manfaat mineralnya.
* Susu kental manis, yang biasanya dikemas dalam kaleng, sachet, atau aluminium foil. Susu ini sangat awet, dikarenakan kandungan gula yang sangat tinggi.
Dilihat dari pengolahannya, susu UHT menjadi pilihan terbaik. Karena proses pemanasannya yang singkat, susu UHT sudah terbebas dari bakteri dan segala mikroorganisme lain, namun tidak kehilangan manfaatnya. Kesegaran susu, cita rasa, warna, dan kandungan nutrisinya dapat dipertahankan. Agar tidak terkontaminasi bakteri, susu UHT dikemas dalam aseptic packaging. Tetra Pak melakukan pengemasan enam lapis, terdiri atas: Polietilen yang melindungi kelembaban dari luar; karton yang memberikan stabilitas; lapisan perekat dari polietilen; aluminium foil yang melindungi dari oksigen, rasa, aroma, dan cahaya; adhesive polymer untuk perekat; dan m-polietilen sebagai sealing. Kemasan ini juga ramah lingkungan, karena 74%-nya terbuat dari kertas.
Teknik pengemasan ini melindungi agar susu tetap steril, tidak memerlukan bahan pengawet, dan dapat bertahan hingga 1 tahun tanpa dimasukkan ke lemari es, selama kemasan tidak dibuka. Jika sudah dibuka, susu harus dimasukkan ke dalam lemari es.
Karena sudah berbentuk cair, susu UHT juga lebih praktis dan bisa cepat dikonsumsi. Dengan demikian, Anda pun lebih mudah dalam menjalankan gizi seimbang seperti yang disarankan.

Mengukur Bra Sesuai Ukuran Payudara


Rabu, 27 Mei 2009 19:16 WIB
KOMPAS.com — Tanda bekas kemerahan dan rasa tak nyaman, atau sesak saat mengenakan bra, merupakan sinyal bahwa Anda salah mengenakan ukuran bra. Sandi Simon, dari Bra Smyth, New Jersey, menyingkapkan bahwa, jika Anda tak memiliki waktu atau tak ada tempat untuk mencoba bra saat akan membelinya, maka mencoba memakainya di rumah penting untuk dilakukan untuk memastikan Anda memiliki ukuran yang tepat untuk menyangga payudara Anda.
Ada dua cara mengukur berapa ukuran bra; yakni ukuran pita atau lingkar badan dan cup-nya. Untuk mencobanya, coba kenakan bra tanpa busa milik Anda, dan pegang pita pengukur.
* Ukuran lingkar badan: Dengan pita pengukur, ukurlah bagian atas tulang iga Anda, tepat di bagian bawah payudara Anda. Pastikan pita tersebut dalam kondisi horizontal untuk mendapatkan angka yang paling akurat. Ukur dengan satuan inci. Jika ukurannya berupa angka genap, tambahkan 4 inci, jika angkanya menunjukkan angka ganjil, tambahkan 5 digit. Jadi, ketika Anda mengukur tubuh Anda di angka 32, maka ukuran pita lingkar tubuh bra Anda adalah 36. Jika angka pada pita pengukur menunjukkan angka 33, maka lingkar tubuh bra Anda adalah 38.
* Cup size: Letakkan pita pengukur di bagian paling depan payudara Anda, di bagian putingnya. Pastikan Anda mengukurnya dengan keadaan paling nyaman, tidak terlalu ketat pada tubuh. Bulatkan angka tersebut ke angka genap, lalu hitung perbedaan antara angka tersebut dengan angka dari ukuran badan yang telah Anda ukur sebelumnya. Misalnya, perbedaan 1 inci dari ukuran cup dengan ukuran lingkar badan, maka ini berarti cup size Anda adalah A. Sementara beda 2 inci berarti cup B, beda 3 inci, berarti cup C, dan jika beda 4 inci maka cup size-nya adalah D. Seandainya ukuran lingkar badan akhir Anda tadi adalah 36, lalu cup size menunjukkan angka 38, maka ukuran cup Anda adalah B.
Mudah, bukan?

Facebook Halal!



Senin, 25 Mei 2009 - 08:05 wib
Maria Ulfa Eleven Safa - Okezone

JAKARTA - Ijtima 700 ulama Jawa Timur soal fatwa haram situs jejaring sosial, Facebook, dimentahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. MUI menilai, tidak ada alasan mendasar untuk dikeluarkan fatwa haram jika jejaring sosial ini mengandung banyak manfaat bagi umat."Kalau lebih banyak manfaat untuk orang lain seperti untuk berdakwah, menyambung tali slaturrahmi, kenapa harus diharamkan?" ujar Ketua MUI, Cholil Ridwan, saat dikonfirmasi okezone, Senin (25/5/2009).Chalil mengaku, sejauh ini MUI pusat belum menerima laporan dari masyarakat yang dirugikan akibat adanya situs ini."Biasanya kalau ada sesuatu yang meresahkan masyarakat, kami dapat aduannya dan kalau memang mencurigakan kami langsung mengadakan kajian," sambungnya.Sebagai lembaga pembuat fatwa, kata dia, MUI tidak akan sembarangan membuat fatwa."Saya kira semua tergantung bagaimana orang memakai dan memaknainya, ibaratnya pisau itu kan bisa buat motong kambing dan bisa juga buat bunuh orang, jadi tergantung orangnya, kalau lebih banyak menimbulkan kebaikan, kenapa tidak?" tandasnya.(ded)(mbs)

Mei 22, 2009

Wah.... Perempuan-perempuan Desa Dijadikan PSK

Jumat, 22 Mei 2009 18:21 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Alb. Hendriyo Widi Ismanto
BLORA, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Blora, Jawa Tengah, mengamankan 12 pasangan selingkuh dalam Operasi Penyakit Masyarakat menjelang pemilu presiden 2009. Sebanyak dua di antara pasangan-pasangan itu adalah PNS.
Kepala Bagian Bina Mitra Polres Blora Komisaris Yohan Setiajid, Jumat (22/5), mengatakan, di Kecamatan Cepu, polisi menangkap lima pasangan selingkuh. Lokasi perselingkuhan berada di sejumlah hotel melati.
Di Kecamatan Kunduran, polisi mengamankan tujuh pasangan selingkuh di rumah seorang warga. Penghuni rumah tersebut kerap menyewakan kamar-kamar rumah untuk ajang perselingkuhan.
Menurut Yohan, dari 12 pasangan selingkuh itu, polisi menjaring dua PNS Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Polisi segera menyidangkan pasangan selingkuh itu di Pengadilan Negeri Blora.
PNS pertama bernama TS (29), warga Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Karyawan Pegadaian Bojonegoro itu didenda Rp 750.000 subsider empat bulan kurungan. PNS kedua bernama Tar (50), warga Kota Bojonegoro. Karyawan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro itu didenda Rp 600.000 subsider 15 hari kurungan.
"Majelis hakim Pengadilan Negeri Blora menyatakan, mereka melanggar Pasal 506 KUHP," kata Yohan.
Yohan menambahkan, polisi menjaring pula dua mucikari pekerja seks komersial (PSK) di Kecamatan Kunduran. Mereka memanfaatkan sejumlah perempuan desa untuk melayani pelanggan.
Selain itu, polisi menangkap lima penjual minuman keras jenis botolan, oplosan, dan arak. Dari kelima penjual minuman keras itu terkumpul barang bukti 210 botol minuman keras dan 36 liter arak. "Kami akan menjalankan operasi ini selama 20 hari, pada 18 Mei hingga 6 Juni," ujar Yohan.
Secara terpisah, Kepala Polres Blora Ajun Komisaris Besar Umar Faroq mengemukakan, dalam operasi tersebut, polisi menaruh perhatian besar pada minuman keras. Pasalnya, di Blora sejumlah kasus pembunuhan dan penganiayaan berakar dari minuman keras.
Misalnya, kasus pembunuhan tukang parkir oleh siswa SMA di Cepu dan kawannya. Sebelum membunuh korban, tersangka mabuk terlebih dahulu.
"Kami berharap masyarakat Blora menjauhi minuman keras karena dampaknya dapat merusak nilai-nilai kemanusiaan dan tatanan hukum," ujar Umar.

Forum Santri Haramkan Friendster dan Facebook

Jumat, 22 Mei 2009 19:41 WIB
KEDIRI, KOMPAS.com - Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMPP) se-Jawa Timur mengharamkan penggunaan jejaring sosial seperti "friendster" dan "facebook" yang berlebihan."Berlebihan itu antara lain jika penggunaannya menjurus pada perbuatan mesum, dan yang tidak bermanfaat," kata Humas FMPP, Nabil Harun di Kediri Jawa Timur Jumat.Ia mengatakan, penggunaan forum jejaring sosial, seperti, "friendster", "facebook", maupun media komunikasi lainnya, seperti "audio call", "video call", SMS, 3G yang diperbolehkan adalah yang membawa manfaat, seperti dagang, "khitbah" (lamaran), jual-beli, maupun dakwah.Nabil mengatakan penggunaan jejaring tersebut sudah mengarah pada perilaku mesum, terlihat dari berbagai gambar dan tulisan yang terpampang. Nabil mengungkapkan, pengambilan kebijakan mengharamkan penggunaan "facebook" berlebihan itu didasarkan pada Kitab Suci dan Hadis, di antaranya kitab "Bariqah Mahmudiyyah" vol. IV hal. 7, Ihya "Ulumuddin" vol. III hal. 99, "I`anatut Thalibin" vol. III hal. 260, serta beberapa landasan kitab lainnya."Dalam mengambil kebijakan, kami tidak main-main, karena kami juga berdasakan kitab dan Quran," katanya.Ia juga menjelaskan pengambilan keputusan tersebut berbeda dengan pengambilan keputusan lembaga lainnya yang juga mengadakan "bahtsul masail" dan biasanya dilakukan dengan suara terbanyak."Sementara keputusan forum tersebut dengan kata musyawarah mufakat. Jika memang tidak ada keputusan, akan dibahas di forum tertinggi," katanya mengungkapkan.Dalam pengambilan keputusan tersebut, Nabil menjelaskan, forum selalu diawasi dengan perumus, yang dilanjutkan dilanjutkan dengan keputusan "musyahih" (untuk mensahkan).Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMPP) se-Jawa Timur XI di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi-aat Lirboyo, Kota Kediri tersebut, diikuti sekitar 700 santri.Dalam forum tersebut dibahas sebanyak delapan hal, mulai dari jejaring sosial, pro kontra Ponari, dilema perempuan di masa "iddah" (menunggu setelah suami meninggal), dan beberapa bahan lainnya.Hadir dalam kegiatan tersebut, para perumus dan musyahih, di antaranya K.H. Atoillah S. Anwar dari Lirboyo, Kediri, K.H. Abdul Muid dari Robithoh Maahid Islamiyah (RMI), K.H. Sunandi dari Banyuwangi, serta beberapa kiai lainnya.

Mei 16, 2009

Wanita yang ketagihan cinta


Wanita yang mengalami ketagihan cinta oleh Dr. Connell Cowan dan Dr. Melvyn Kinder dalam bukunya Smart Women Foolish Choices ada empat jenis :



Pertama, wanita yang mengaburkan antara cinta dan rindu. Pola cintanya bersifat perburuan (hunt), menguasai (conquer), dan membuang (discard). Wanita ini merasa dicintai saat awal perjumpaan sebelum ada komitmen. Begitu pria menyatakan komitmennya, ia langsung kehilangan minatnya. Baginya, cinta bukan having tetapi wanting, sehingga terjadi pengejaran tiada henti untuk mendapatkan buruan.
Kedua, wanita yang selalu ragu dan mempertanyakan arti dirinya di dunia. Wanita ini tidak percaya pada diri sendiri, terlebih terhadap orang lain. Ia tidak yakin bahwa ia laik dicintai. Ketidak percayaan ini selalu membuatnya gelisah, sehingga ia berpindah dari satu dari satu laki-laki kepada laki-laki lain untuk memperoleh rasa percaya diri.
Ketiga, Wanita yang selalu merasa tidak aman. Mereka hanya merasa aman saat bersama laki-laki. Semboyan mereka adalah "I am nothing without a man". Ia merasa kesepian dan kosong tanpa laki-laki yang mencintainya, yang membantu mereka merasa utuh. Baginya, laki-laki merupakan simbol kewanitaan. Cinta jenis ini membuat wanita berilusi untuk menemukan pria ideal yang dapat membuat mereka utuh dan aman. Wanita ini akan berpindah dari satu laki-laki kepada laki-laki lain, dan percaya bahwa menemukan laki-laki yang tepat hanya soal waktu saja.
Keempat, wanita yang menyukai, bahkan tergila-gila dengan percintaan. Wanita ini akan mengobral cintanya namun tidak sungguh-sungguh. Ia hanya menyenangi rasa fresh dari percintaan yang masih baru. Rasa antusias (exciting)nya akan berkurang sejalan dengan semakin dekat dan kenalnya ia dengan pasangannya. Wanita ini tidak menyadari bahwa perubahan emosi yang terjadi merupakan fenomena alamiah jika sudah saling kenal. Ia melihatnya sebagai sebuah kesalahan sehingga hilanglah cintanya.

Mei 12, 2009

Apa seh wanita solihah itu ???

Kemuliaan wanita shalihah digambarkan Rasulullah Saw. dalam sabdanya, "Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah". (HR. Muslim).

Shalihah atau tidaknya seorang wanita bergantung ketaatannya pada aturan-aturan Allah. Aturan-aturan tersebut berlaku universal, bukan saja bagi wanita yang sudah menikah, tapi juga bagi remaja putri.Mulialah wanita shalihah. Di dunia, ia akan menjadi cahaya bagi keluarganya dan berperan melahirkan generasi dambaan. Jika ia wafat, Allah akan menjadikannya bidadari di surga. Kemuliaan wanita shalihah digambarkan Rasulullah Saw. dalam sabdanya, "Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah". (HR. Muslim).Dalam Al-Quran surat An-Nur: 30-31, Allah Swt. memberikan gambaran wanita shalihah sebagai wanita yang senantiasa mampu menjaga pandangannya. Ia selalu taat kepada Allah dan Rasul Nya. Make up- nya adalah basuhan air wudhu. Lipstiknya adalah dzikir kepada Allah. Celak matanya adalah memperbanyak bacaan Al-Quran.Wanita shalihah sangat memperhatikan kualitas kata-katanya. Tidak ada dalam sejarahnya seorang wanita shalihah centil, suka jingkrak-jingkrak, dan menjerit-jerit saat mendapatkan kesenangan. Ia akan sangat menjaga setiap tutur katanya agar bernilai bagaikan untaian intan yang penuh makna dan bermutu tinggi. Dia sadar betul bahwa kemuliaannya bersumber dari kemampuannya menjaga diri (iffah).Wanita shalihah itu murah senyum. Baginya, senyum adalah shadaqah. Namun, senyumnya tetap proporsional. Tidak setiap laki-laki yang dijumpainya diberikan senyuman manis. Senyumnya adalah senyum ibadah yang ikhlas dan tidak menimbulkan fitnah bagi orang lain.Wanita shalihah juga pintar dalam bergaul. Dengan pergaulan itu, ilmunya akan terus bertambah. Ia akan selalu mengambil hikmah dari orang-orang yang ia temui. Kedekatannya kepada Allah semakin baik dan akan berbuah kebaikan bagi dirinya maupun orang lain.Ia juga selalu menjaga akhlaknya. Salah satu ciri bahwa imannya kuat adalah kemampuannya memelihara rasa malu. Dengan adanya rasa malu, segala tutur kata dan tindak tanduknya selalu terkontrol. Ia tidak akan berbuat sesuatu yang menyimpang dari bimbingan Al-Quran dan Sunnah. Ia sadar bahwa semakin kurang iman seseorang, makin kurang rasa malunya. Semakin kurang rasa malunya, makin buruk kualitas akhlaknya.Pada prinsipnya, wanita shalihah adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Rambu-rambu kemuliaannya bukan dari aneka aksesoris yang ia gunakan. Justru ia selalu menjaga kecantikan dirinya agar tidak menjadi fitnah bagi orang lain. Kecantikan satu saat bisa jadi anugerah yang bernilai. Tapi jika tidak hati-hati, kecantikan bisa jadi sumber masalah yang akan menyulitkan pemiliknya sendiri.Saat mendapat keterbatasan fisik pada dirinya, wanita shalihah tidak akan pernah merasa kecewa dan sakit hati. Ia yakin bahwa kekecewaan adalah bagian dari sikap kufur nikmat. Dia tidak akan merasa minder dengan keterbatasannya. Pribadinya begitu indah sehingga make up apa pun yang dipakainya akan memancarkan cahaya kemuliaan. Bahkan, kalaupun ia "polos" tanpa make up sedikit pun, kecantikan jiwanya akan tetap terpancar dan menyejukkan hati orang-orang di sekitarnya.Jika ingin menjadi wanita shalihah, maka belajarlah dari lingkungan sekitar dan orang-orang yang kita temui. Ambil ilmunya dari mereka. Bahkan kita bisa mencontoh istri-istri Rasulullah Saw. seperti Aisyah. Ia terkenal dengan kekuatan pikirannya. Seorang istri seperti beliau bisa dijadikan gudang ilmu bagi suami dan anak-anak.

Menikahlah Dengan Wanita Yang Berkah, Karena Sholihah Tak Cukup

firman ALLAH SWT :


Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.(Al Quran Al Karim Surah An Nur ayat 32)


seperti halnya pria - pria yang lainnya, pastinya ingin memiliki istri yang berkah, sholihah, baik, dll. tapi, untuk mencari wanita yang demikian sangat sulit. susah banget lah pokoknya. tapi kalo emang jodoh seh gak kmana.


aku bersyukur banget atas smua yang telah ku dapatkan selama ini, atas anugrah dari ALLAH SWT, dikaruniai semuanya, aminnnnnn...

semoga dia adalah wanita yang tepat buat aku,

luv u so much puputku...

Cinta itu Gila


Cinta adalah sebuah kegilaan sementara, ia meledak dan kemudian beku. Saat cinta membeku, engkau harus membuat keputusan. Engkau harus merenung apakah akar-akarmu telah tumbuh jalin-menjalin sehingga engkau tak mampu lagi memilah-milahnya. Cinta bukannya tak hidup, ia bukan obralan janji hasrat abadi. Ia bukan nafsu untuk berdua setiap detik, ia tidak membangunkanmu di malam hari untuk membayangkan kekasihmu menciumi setiap jengkal tubuhmu … Itu semua adalah “jatuh cinta”, yang semua orang bodoh dapat mengalaminya. Cinta itu sendiri adalah sesuatu yang tertinggal setelah keadaan jatuh cinta [itu] terbakar jadi abu. Ibu dan ayahmu ini telah mengalaminya, akar-akar kami telah tumbuh saling menjalin di kedalaman diri kami berdua. Saat semua bunga rontok dari ranting dan cabang kami, kami mendapati bahwa diri kami adalah sebatang, bukan dua batang, pohon.


aku seneng banget baca tulisan ini...

Doaku untukmu kekasih


Aku berdoa untuk seseorang yang akan menjadi bagian hidupku,ia adalah seseorang yang tidak hanya mengasihiku,seseorang yang tidak hanya memujaku,tetapi juga menasehati aku ketika aku berbuat salah,seseorang yang ,menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi,aku tidak meminta yang sempurna,namun hanya Engkaulah yang membentuknya sempurna dihadapanMu,Ketika aku membutuhkan dukungan,dia ada sebagai peneguhnya dan doanya adalah penopang hidupku,sehinggga ketika dia ada,hidupku menjadi sempurna,Dan aku meminta, berikanlah aku hati yang sungguh-sungguh MengasihiMu lebih dari apapun,sehingga aku dapat mengasihinya dengan kasihMu,berikan aku tanganMu sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya,berikanlah aku mataMu sehingga aku dapat melihat dia yang Kau berikan padaku dan aku juga melihat banyak hal baik dalam dirinya,berikanlah aku telingaMu sehingga kau dapat mendengar pimpinanMu bagiku dan baginya,berikanlah aku bibirMu agar aku dapat tersenyum padanya setiap hari,dan setiap aku bertemu, aku berharap aku dapat mengatakan : “Betapa besarnya Allah itu, karna Ia telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuatku menjadi sempurna, aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktunya”. AMIN

Ku Tinggalkan Cemburu itu...


Telah kutinggal cemburu di sudut kamar gelap


Telah kuhanyutkan duka pada sungai kecil yang mengalir dari mataku


Telah kukabarkan lewat angin gerimis tentang segala catatan hati yang terhampar di tiap


jengkal sajadah dalam tahajud dan sujud panjangku


Menerima pendamping kita apa adanya dengan tidak berharap terlalu banyak,


merupakan bekal untuk mencapai kemesraan dalam rumah tangga dan kebahagiaan di akhirat.